About Us
Cangkang kerang hijau sebagai bahan baku.
Cangkang kerang hijau merupakan limbah hasil laut yang sering kali belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, cangkang ini memiliki potensi besar sebagai bahan baku dalam berbagai bidang, khususnya pertanian dan peternakan. Latar belakang penggunaannya berangkat dari kenyataan bahwa cangkang kerang hijau mengandung senyawa kalsium karbonat (CaCO₃) yang tinggi, sehingga dapat dijadikan alternatif bahan baku untuk pupuk maupun pakan ternak.
Manfaat cangkang kerang untuk pupuk dan pakan ternak.
Pemanfaatan cangkang kerang hijau memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai pupuk organik yang mampu memperbaiki struktur tanah, menambah unsur hara, serta menyeimbangkan tingkat keasaman tanah. Selain itu, dalam bidang peternakan, kandungan kalsium dari cangkang kerang bermanfaat untuk memperkuat tulang hewan, meningkatkan kualitas telur unggas, serta menunjang pertumbuhan ternak

Manfaat ekonomi, lingkungan, dan agronomi.
- Manfaat ekonomi
- Nilai tambah dari limbah: Cangkang kerang yang semula tidak bernilai dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi seperti bahan baku pakan ternak, pupuk, kerajinan, hingga material konstruksi.
- Peluang usaha baru: Pengolahan cangkang membuka lapangan kerja baru di bidang UMKM, misalnya produsen tepung cangkang kerang, pupuk organik, maupun kerajinan.
- Mengurangi biaya produksi: Peternak unggas dapat menggunakan tepung cangkang sebagai sumber kalsium murah untuk pakan, sehingga biaya pakan berkurang.
- Meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir: Nelayan atau pengumpul kerang dapat memperoleh penghasilan tambahan dari penjualan cangkang.

Manfaat agronomi
Peningkatan kualitas tanah: Cangkang kerang mengandung kalsium karbonat (CaCO₃) yang dapat menetralkan tanah asam, meningkatkan pH tanah, serta memperbaiki struktur tanah.
Sumber unsur hara: Selain kalsium, cangkang juga mengandung mineral lain yang bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman.
Meningkatkan produktivitas pertanian: Tanah yang kaya kalsium lebih subur, akar tanaman berkembang baik, sehingga hasil panen meningkat.
Alternatif pupuk organik-mineral: Campuran cangkang dengan kompos atau pupuk organik lain dapat memperkaya nutrisi dan mempercepat proses dekomposisi.
Manfaat lingkungan
Mengurangi emisi karbon: Dengan memanfaatkan cangkang sebagai pengganti kapur pertanian atau bahan bangunan, kebutuhan penambangan batu kapur bisa berkurang sehingga menekan kerusakan lingkungan.
Mengurangi pencemaran: Penumpukan limbah cangkang di pesisir atau TPA dapat menimbulkan bau, pencemaran air, dan masalah estetika. Pemanfaatan limbah ini membantu mengurangi beban lingkungan.
Mendukung prinsip circular economy: Limbah tidak dibuang, tetapi diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat, sehingga siklus pemanfaatan sumber daya menjadi lebih berkelanjutan.